Senin, 21 Mei 2012

Deteksi Kemungkinan Yo-Yo Diet dengan Fat Monitor

 
Yo-yo Diet… merupakan momok semua orang. Yoyo diet sering kali terjadi pada kebanyakan orang yang melakukan diet dengan ‘caranya sendiri’ dan tidak diawasi oleh orang yang kompeten. Bahkan sering para pelaku fitness atau instruktur fitness juga tidak tahu bagaimana melakukan deteksi yo-yo diet. Bagi kebanyakan orang, melakukan suatu sesi diet, baik itu melalui slimming center, atau pengaturan pola makan sendiri (tanpa bantuan ahli nutrisi), ketika mendapatkan beratnya turun cukup drastis, sudah sangat membahagiakan dirinya.

Tetapi keberhasilan itu biasanya cukup membuat orang merasa percaya diri bahwa dia sudah mengerti bagaimana caranya menurunkan berat badan dan membuat dia mengabaikan pola makan yang baik. Percaya bahwa kalau nanti beratnya naik lagi maka akan mudah untuk mengulangi proses penurunan yang sudah pernah dia lakukan dan berhasil. Tetapi kenyataannya, berat bahkan kembali naik, bahkan lebih berat dari sebelumnya, dan parahnya, cara sebelumnya yang berhasil dipakai, sekarang tidak kunjung berhasil. Lalu bagaimanakah cara mendeteksi kemungkinan akan yo-yo diet? Saya akan jabarkan penggunaan Alat Ukur Lemak UltimateGEAR dalam mendeteksi kemungkinan yo-yo diet.
Gunakan Alat Pengukur Lemak yang sudah Anda miliki saat belum diet. Ukur berapa body fat (lemak) Anda.

Sebagai contoh, berat Anda 75kg, dengan body fat 30%. Jangan berhenti sampai disitu. Konversikan hasil Anda ke dalam kilogram, dengan rumus 75 x  30% = 22.5kg. Catat progress Anda bahwa lemak 22.5kg dan berat tubuh Anda tanpa lemak adalah 75 – 22.5 = 52.5kg. Catat kedua hal tersebut.
Lakukan diet Anda selama yang Anda mau, apakah itu 4 minggu, atau 6 minggu. Baik itu diet sendiri, ikut slimming center, atau apapun yang bertujuan untuk menurunkan berat badan Anda.
Setelah semua sesi selesai, timbang berat badan Anda menggunakan timbangan biasa, dan catat juga. Contoh misalnya di atas timbangan, berat Anda menjadi 65kg, itu berarti Anda sudah mengurangi 10kg dari berat Anda.

Saat itu cek kembali menggunakan alat ukur lemak Anda dengan cara yang sama di atas. Cari tahu berapa berat lemak Anda saat ini dan berat berat tubuh Anda tanpa lemak.
Apabila hasil Anda lemak berkurang 10kg dari 22.5kg menjadi 12.5kg, dan berat tubuh tetap 52.5kg tanpa lemak, itu berarti Anda sukses menjalankan diet Anda. Apabila ternyata lemak Anda berkurang 12kg dan tubuh anda tanpa lemak naik 2kg menjadi 54.5kg, itu berarti Anda lebih sukses lagi.
Yang menjadi masalah adalah apabila setelah Anda test, dan ternyata lemak Anda berkurang hanya 4-5kg saja, dan berat tubuh yang asalnya 52.5kg itu juga turun sebanyak 4-5kg juga. Inilah yang bisa menyebabkan yo-yo diet.

Hati-hatilah terhadap kondisi ini. Berat tubuh tanpa lemak sebisa mungkin tidak ikut turun. Anda diet, mengurangi berat badan dan membentuk tubuh itu tujuannya cuma satu yaitu mengurangi lemak.
Jadi apabila lemak Anda hanya berkurang sedikit saja, dan berat tubuh bebas lemak Anda ikut berkurang banyak, hal ini akan menyebabkan penurunan metabolisme tubuh. Dan hal ini akan membuat cepat atau lambat menjadi Yo-yo DIET. Gunakan Alat Ukur Lemak Anda dengan bijaksana:)

www.duniafitnes.com

Minggu, 20 Mei 2012

Kenapa Kita Membutuhkan Alat Ukur Lemak?


Beberapa orang yang pernah saya tawarin untuk mengukur lemak, kadang-kadang masih takut untuk mengetahui kadar lemak mereka sendiri. Saya tidak tahu apa karena mereka malu orang melihat seberapa gemuk badan mereka, atau ada sebab yang lain. Tetapi ada beberapa orang yang benar2 suka mengukur, sampai sebelum latihan, lemaknya diukur dan setelah latihan diukur lagi. Sebenarnya, bagaimanakah dan apakah tujuan kita mengukur lemak tubuh?

Kemarin setelah respon yang cukup baik dari penjualan UltimateGEAR Body Fat Monitor, dan karena masih banyaknya kebingungan di seputar penggunaan yang tepat untuk alat ini, maka saya akan coba berikan gambaran mengenai kenapa kita membutuhkan alat ukur lemak ini.
Pernahkah kita melihat, seberapa senangnya seseorang yang setelah mengikuti 6-8 sesi di sebuah klinik pelangsingan dan telah berhasil turun sebesar 7kg selama sebulan. Atau seseorang yang telah mengurangi makannya menjadi sedikit sekali dan mungkin hanya makan 2x dalam sehari dan berat badannya turun cukup banyak. Orang tersebut hanya senang sekali karena berat badannya turun tetapi tidak pernah tahu, berat dari apakah yang menyebabkan turun tersebut? Apakah itu benar-benar lemaknya sudah hilang sebanyak 7kg? Ataukah itu lemak plus otot sebanyak 7kg? Atau malah yang hilang cuma otot saja sebanyak 7kg?

Orang awam selalu berpikir, turun 7kg, berarti aku sudah bagus, sudah langsing, gendutku berkurang yang artinya lemakku sudah hilang sebanyak 7kg. Padahal mereka tidak pernah memonitor dan mengukur secara benar, dan tidak tahu apa yang sebenarnya hilang.

Coba bandingkan ilustrasi ini:
A berhasil turun 7kg dalam waktu sebulan, dan setelah di cek menggunakan fat monitor, ternyata ketahuan bahwa lemaknya berkurang 2kg saja. Berarti selisih 5kg nya adalah otot.
B berhasil turun 3kg dalam waktu sebulan juga, dan setelah di cek menggunakan fat monitor, ternyata benar-benar lemaknya berkurang 3kg. Tidak ada otot yang hilang. Walaupun secara awam si A berhasil turun 7kg, tetapi si B adalah yang lebih berhasil.

Selain untuk mengetahui apakah berhasil atau tidak, dengan menggunakan alat ukur lemak juga bisa diprediksi apakah kita akan mengalami syndrome yoyo diet atau tidak. Apakah Yoyo diet itu akan saya bahas di artikel saya yang lain.
Untuk saat ini, gunakan alat ukur lemak Anda untuk memastikan bahwa Anda benar-benar membuang lemak Anda, dan bukan membuang otot Anda yang berharga itu.

www.duniafitnes.com

Sabtu, 19 Mei 2012

Pengaturan Kalori


Kita sudah mengerti bahwa untuk menurunkan berat badan, makan dalam sehari haruslah 5-6x. Tetapi saya masih melihat banyak kesalahan dalam hal memilih makanan. Ada yang mengatakan kepada saya kalau dia sudah meningkatkan metabolisme tubuhnya dengan mencoba mengganti makanannya dengan memperbanyak buah dan sayur. Kemudian ada juga yang mengatakan kalau dia sudah makan 6x, jadi selain nasi dan makan normalnya, untuk snacknya dia memakan oatmeal + buah. Masih banyak sekali kesalahan-kesalahan yang terjadi seperti ini. Mereka mengerti konsepnya tetapi masih salah dalam melaksanakannya.
Diet seimbang untuk menjaga berat badan ideal kurang lebih komposisinya adalah 55% untuk karbohidrat, 25% protein dan 20% lemak. Tetapi untuk yang ingin menurunkan berat badannya, saran saya adalah 45% untuk karbohidrat, 35% untuk protein dan 20% untuk lemak.

Artikel saya sebelumnya sudah menjelaskan tentang kebutuhan kalori setiap orang. Cara menghitungnya adalah apabila Anda membutuhkan 2000 Kalori sehari. Maka karbohidratnya adalah 45% dari 2000 yaitu 900 Kalori. Apabila 1gram karbohidrat mengandung 4 Kalori maka 900 Kalori adalah 225 gram karbohidrat yang perlu kita makan dalam sehari. 35% protein dalam sehari berarti 700 kalori berasal dari protein sebesar 175gram. Yang terakhir adalah 20% lemak dari 2000 Kalori adalah 400 Kalori, sedangkan 1gram lemak mengandung 9 kalori, yang artinya kita membutuhkan 44gram lemak.

Bayangkan saja kalau kita makan oatmeal sebanyak 6x, buah, sayur sebanyak itu. Kita tahu bahwa oatmeal adalah sumber karbohidrat yang bagus dan banyak orang mengatakan kalau oatmeal bisa menurunkan berat badan tetapi apabila ternyata yang kita makan adalah 80% karbohidrat, meskipun itu terbuat dari oatmeal, tetap saja kita tidak bisa menurunkan berat badan kita. Kelebihan karbohidrat sebagai sumber tenaga utama tetap saja akan disimpan sebagai tenaga cadangan dalam bentuk lemak. Kita lihat apabila perut kita masih belum berkurang ukurannya, itu biasanya karbohidrat yang menjadi masalah. Kebanyakan oatmeal, buah atau bahkan beras merah adalah penyebabnya. Lemak jarang menjadi penyebab utama karena sebagian besar dari kita yang melakukan diet sudah tidak memakan lagi yang namanya gorengan.

Jadi selain memperhatikan apa jenis makanan yang sudah Anda makan, perhatikanlah juga komposisi kalori makanan Anda. Salah komposisi, diet Anda tidak akan berhasil mencapai tujuan.

www.duniafitnes.com

Jumat, 18 Mei 2012

Fitness & Puasa


Bagi fitness mania dan binaragawan yang beragama Islam, wajib hukumnya untuk menjalankan ibadah puasa. Ibadah puasa mewajibkan untuk menahan segala hawa nafsu termasuk nafsu makan dan minum mulai dari sebelum terbit matahari sampai terbenam matahari selama sebulan penuh. Akibatnya selama bulan berpuasa tersebut, banyak fitness mania menghindari fitnes dan pola makan yang sudah dijalankan sebelumnya dengan berbagai alasan yang berkaitan dengan asupan nutrisi dan tenaga yang berkurang. Padahal tidak seharusnya demikian, karena semua itu bisa diatasi dengan pola makan dan latihan yang benar saat berpuasa.

Bagaimana program fitness saat berpuasa?
Berpuasa dapat membantu program diet Anda untuk membuang lemak yang berlebih sekaligus tetap mempertahankan massa otot, asalkan mengikuti pola makan dan latihan yang benar. Selain itu, fitnes saat berpuasa justru dapat menjadikan tubuh tetap bugar dan fit ketika beraktifitas sehari-hari. Anda dapat terus berlatih beberapa saat sebelum berbuka puasa dan pada malam hari. Berlatih sebelum berbuka justru akan membakar lebih banyak lemak tubuh. Namun beri waktu off latihan bagi tubuh untuk beristirahat 1-3 hari dalam seminggu.

Pola Makan
Menjaga massa otot agar tetap tebal pada bulan puasa adalah hal yang sulit. Pola makan 3-6 kali yang biasa dijalankan sehari-hari tidak akan bisa diterapkan. Lantas bagaimana mencegah penyusutan otot (katabolisme) pada saat berpuasa? Anda bisa mengakalinya dengan mengkonsumsi berbagai makanan berserat yang lebih lamban dicerna seperti berbagai macam sayur-sayuran dan buah-buahan. Ingat, hindari makanan manis dengan Glycemic Index (GI) yang sangat tinggi saat berbuka puasa. Konsumsi makanan manis saat kondisi perut yang kosong dapat memicu respon insulin yang tinggi sehingga bereaksi menyimpan makanan sebagai lemak tubuh. Lebih baik mengawali buka puasa dengan minum air putih. Pilihlah konsumsi karbohidrat kompleks dan konsumsi sayur sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.


www.duniafitnes.com

Kamis, 17 Mei 2012

Apakah Yoga Bisa Menurunkan Berat Badan?



Anda ingin menurunkan berat badan dan semua saran yang bisa Anda dapatkan dari teman-teman adalah bergabung ke sebuah tempat fitness dan bermulai mengangkat beban serta menyewa seorang personal trainer. Tetapi Anda mati-matian tidak mau mengangkat beban dan dari dulu Anda lebih tertarik dengan yoga. Apakah Anda masih bisa menurunkan berat badan?


Sesuai dengan tulisan saya Olahraga Apa yang membakar lemak di http://www.duniafitnes.com, saya menjelaskan bahwa apapun bentuknya, apabila aktivitas olahraga dilakukan dengan lama waktu yang cukup panjang serta intensitas menengah maka tubuh Anda akan membakar lemak sebagai tenaga. Yang dimaksud dengan intensitas menengah adalah apabila detak jantung Anda berdetak sebanyak 65% dari detak masimum Anda dengan rumus (220-umur) x 65% per menit serta Anda masih sanggup melakukan aktivitas sambil berbicara dan tidak ngos-ngosan.

Kalau Anda menyukai yoga, tenang saja, Anda masih bisa mencapai berat badan ideal karena yoga dilakukan dengan intensitas menengah. Usahakan lakukan latihan yoga pada pagi hari, dalam keadaan perut kosong. Dengan kondisi demikian, kadar gula di tubuh masih rendah setelah tidur selama kurang lebih delapan jam, sehingga aktivitas menengah seperti yoga akan membakar lemak tubuh kita sebagai tenaga. Tetapi jangan lupa bahwa setelah olahraga apapun, Anda wajib mengkonsumsi makanan secara lengkap, terutama kalau olahraga dilakukan pada pagi hari dalam perut kosong. Setelah olahraga Anda wajib untuk bersarapan sebelum melanjutkan ke aktivitas kerja sehari-hari Anda.

Bagaimana dengan olahraga lainnya seperti bersepeda, berenang, atau hiking? Yang perlu Anda perhatikan adalah apabila Anda melakukan olahraga ini pada waktu sore hari, berarti Anda sudah mengisi tubuh Anda dengan banyak makanan selama seharian, terutama karbohidrat. Sehingga kalau olahraga semua ini dilakukan pada sore hari maka tubuh Anda akan membakar karbohidrat dari makanan tersebut dan bukannya menggunakan cadangan tenaga berupa lemak. Untuk membakar lemak, Anda harus menghabiskan dulu karbohidrat ini karena karbohidrat adalah sumber tenaga utama. Lemak tidak akan dibakar kalau karbohidrat masih siap digunakan sebagai tenaga. Itulah mengapa sebaiknya untuk menurunkan berat badan, renang, bersepeda, dan yang lain-lain dilakukan pada waktu pagi hari dengan perut kosong.

www.duniafitnes.com

Rabu, 16 Mei 2012

Pengaturan Olahraga untuk Membakar Lemak



Beberapa pertanyaan sering muncul seputar pengaturan olahraga untuk menurunkan berat badan. Masalah yang sering disalah artikan adalah bahwa ada olahraga tertentu untuk membakar lemak dan ada olahraga lain yang tidak membakar lemak. Pertanyaan berikutnya adalah kapan sebaiknya kita melakukan olahraga untuk membakar lemak? Apakah pagi atau sore?

Sebenarnya, bagi orang yang tidak pernah berolahraga, maka olahraga apapun dan kapanpun akan sangat membantu mereka. Membuat peredaran darah lebih lancar, juga meningkatkan metabolisme. Tetapi beberapa dari kita sudah berolahraga setengah mati tetapi tetap saja berat badannya belum mencapai berat ideal yang diimpikan. Jadi bagaimanakan pengaturan olahraga supaya hasil yang dicapai bisa lebih optimal?
Olahraga apapun, yang penting bukan angkat beban, harus dilakukan ketika kadar gula dalam kondisi rendah atau dalam keadaan perut kosong. Waktu terbaik untuk melakukan olahraga ini adalah pagi hari, bangun tidur, dalam keadaan perut kosong. Olahraganya bisa berbentuk apapun asal bukan angkat beban. Yoga, treadmill, renang, aerobic, dancing, asalkan detak jantung kita berada di level 65%. Beberapa orang mengatakan, kalau olahraga perut kosong, mana ada tenaga? Saya katakan, kita mau membakar lemak dan bukan membakar makanan yang baru saja kita makan kan? Lemak adalah tenaga ‘cadangan’ kita. Kapan tenaga cadangan akan kita pakai? Tentunya kalau tenaga utamanya dalam kondisi kosong. Itulah kenapa apabila kita ingin membakar lemak, selalu lakukan ketika perut kosong atau ketika gula darah Anda dalam kondisi rendah.

Lakukan olahraga tersebut selama kurang lebih 45-60 menit, dan setelah selesai, langsung santap sarapan Anda, karena Anda tidak ingin tubuh Anda kekurangan tenaga untuk menghadapi hari yang panjang. Mungkin ada beberapa diantara Anda yang hanya bisa berolahraga pada sore hari atau bahkan agak malam. Jangan Anda tidak makan mulai siang untuk membuat perut Anda kosong di malam hari. Masih ada cara lain untuk menghadapi situasi ini yaitu dengan melakukan olahraga Anda lebih lama. Olahraga yang sama, lakukan lebih lama, sekitar 60-90 menit. Maka Anda akan menguras karbohidrat Anda terlebih dahulu baru kemudian lemak Anda.

Tetapi cara paling optimal untuk membakar lemak pada sore hari adalah dengan melakukan latihan beban terlebih dahulu selama 45 menit. Setelah itu akhiri dengan olahraga lain yang Anda suka, entah itu treadmill, yoga, renang, atau apapun itu. Pastikan Anda mengangkat beban dulu untuk membakar karbohidrat yang selama seharian telah Anda konsumsi. Dan latihan beban ternyata terbukti bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Dan jangan takut untuk makan setelah berolahraga. Itu adalah suatu keharusan. Jangan pernah tidak makan setelah berolahraga.

Semoga dengan pengaturan olahraga yang lebih tepat, Anda bisa lebih cepat mencapai berat badan ideal Anda.

www.duniafitnes.com

Selasa, 15 Mei 2012

Cek Metabolisme Anda!


Setelah tulisan saya terakhir tentang Pengaruh Metabolisme terhadap Pembakaran Lemak, banyak pertanyaan masuk tentang cara menghitung Kalori sehari-hari. Meskipun saya sudah memberikan rumus untuk perhitungannya, saya menyadari bahwa cara menghitung seperti itu kurang praktis. Mengetahui metabolisme Anda adalah yang terpenting dalam proses diet. Metabolisme tubuh Anda adalah mesin Anda dan  apabila mesin Anda tidak jalan dengan benar atau masih tersendat-sendat dan tidak lancar makan diet Anda 100% akan gagal. Lalu apakah yang selanjutnya harus Anda lakukan? Saya ingin menggarisbawahi bahwa hal ini HARUS Anda lakukan apabila Anda ingin mencapai berat ideal Anda.

Cara paling mudah untuk mengecek metabolisme Anda adalah dengan mengenali diri Anda sendiri, berapa kali Anda makan dalam sehari? Orang normal makan tiga kali sehari, dan ada tambahan snack sebanyak dua atau tiga kali. Sebagai contoh, apabila Anda sarapan pukul 7 pagi dan makan siang pukul 12 siang, biasanya Anda akan merasa lapar pada pukul 10. Saat itu lah Anda memakan snack Anda. Tetapi apabila ternyata Anda sehari cuma makan seali dua kali saja, bahkan Anda bisa mengatakan bahwa Anda tidak lapar, buat apa makan kalau tidak lapar, itu berarti metabolisme Anda belum disetel secara benar.
Atau banyak dari Anda yang mencoba mengatur diet Anda tetapi tetap saja tidak berhasil menurunkan berat badan walaupun sudah disertai dengan olahraga yang ‘menurut Anda’ juga sudah sangat berat, maka ada satu hal yang perlu Anda cari tahu, apakah metabolisme Anda sudah benar.

Dua hal yang paling penting dalam menilai metabolisme Anda. Yang pertama sudah sangat sering saya bahas yaitu frekuensi makan Anda dalam sehari. 5-6x adalah keharusan dalam meningkatkan metabolisme Anda. Dan yang kedua adalah berapa kalori yang Anda konsumsi dalam satu hari. Rumus untuk perhitungan kalori ada di artikel saya yang terakhir tetapi untuk cara yang lebih praktis adalah dengan mengunjungi website saya, www.duniafitnes.com. Pilih menu Tools dan gunakan BMR Calculator.

BMR Calculator disitu bisa Anda gunakan untuk menghitung kebutuhan Kalori Anda dalam sehari apabila Anda ingin menjaga berat badan Anda dan berapa kebutuhan Anda apabila ingin menurunkan berat badan. Masukkan Umur, Tinggi dan Berat Anda untuk mulai menghitung. Setelah Anda tahu kebutuhan Anda selama sehari, buatlah jurnal makanan yang Anda masukkan ke mulut Anda selama beberapa hari. Idealnya adalah 4-7 hari supaya Anda bisa mendapatkan nilai rata-rata dari makanan yang Anda konsumsi.
Setelah Anda mendapatkan jurnal Anda, kunjungi website nutrition info sportindo untuk melihat berapa nilai kalori dari masing-masing makanan yang Anda tulis di jurnal Anda. Kemudian Anda bandingkan jumlahnya dengan hasil perhitungan dari BMR Calculator. Apabila kalori dalam jurnal Anda terlalu besar berarti Anda akan bertambah gemuk. Dalam semua kasus client saya, sangat jarang untuk orang yang konsumsi kalorinya terlalu tinggi karena mereka sudah mencoba mengurangi makanannya. Yang sering terjadi adalah makanan yang mereka makan bahkan terlalu sedikit. Jauh lebih sedikit dari kalori yang seharusnya dikonsumsi. Apabila hal ini yang terjadi, tubuh Anda akan kekurangan gizi dan tidak akan bisa membakar lemak, bahkan kemungkinan yang sering terjadi adalah tubuh Anda malah akan menimbun lemak karena takut kelaparan. Usahakan konsumsi kalori Anda setiap harinya sesuai dengan perhitungan dari BMR Calculator Anda.

Anda harus menginvestasikan waktu Anda untuk belajar mengenali Kalori dari makanan yang Anda makan setiap harinya. Anda harus sekolah bertahun-tahun untuk bisa bekerja mencari nafkah, tentunya Anda harus belajar mengenali apa yang Anda konsumsi untuk mendapatkan berat dan bentuk badan yang ideal. Ketika Anda sudah berhasil mengatur makan mendekati kalori yang seharusnya tiap hari Anda makan, maka Anda sudah mulai mendekati proses perbaikan metabolisme Anda.



www.duniafitnes.com

Senin, 14 Mei 2012

Hitung Lemak Anda!

Sejak saya posting artikel mengenai 12 langkah awal menurunkan berat badan, saya menerima banyak pertanyaan seputar pengukuran lemak. Biasanya di gym-gym atau tempat fitness sudah menyediakan alat-alat untuk mengukur lemak. Tetapi dari obrolan saya dengan banyak orang, ternyata banyak tempat fitness yang belum mengerti pentingnya pengukuran lemak. Bisa kita bayangkan kalau kita hendak perang dengan negara lain, tetapi kita tidak tau medan perangnya, tidak tahu status kekuatan dan supply senjata kita. Kita cuman tahu bahwa kita harus melawan negara A mati-matian. Sama juga dengan kita mau membakar lemak, tetapi kita tidak tahu berapa jumlah lemak tubuh kita, berapa banyak otot kita, apakah kita akan membakar lemak atau malah menghabiskan otot yang justru harus kita hindari. Bagaimana kita mengatur pola makan kalau kita tidak tau apakah progres yang kita jalanin ini sudah benar?

Masih banyak orang yang bisa berlayar tetapi tidak mengenal kompas, untuk itulah saya berusaha membantu para pembaca blog saya dengan mendapatkan tawaran yang menarik dari management sportindo.com, yaitu, untuk pembelian Omron HBF-306C Fat Loss Monitor. Harga retail yang ditawarkan di website sportindo adalah sebesar Rp 550.000,- Tetapi untuk waktu yang terbatas, saya berhasil bernegosiasi dengan mereka untuk memberikan discount sebesar Rp 50.000,-. Tidak puas dengan hasil negosiasinya, saya minta tambahan discount. Mereka tidak bisa memberikan discount lebih banyak tetapi mereka memberikan penawaran yang cukup mantap yaitu untuk pembelian sebelum tanggal 19 July 2008, mereka akan memberikan produk pembakar lemak Ultra Ripped New & Improved Formula berukuran 30 caps seharga Rp 116.000,- untuk pemakaian selama 2 minggu. Jadi Anda cukup membayar Rp 500.000,- untuk mendapatkan alat pengukur lemak dan produk pembakar lemak seharga Rp 666.000,-
Penawaran yang sangat langka ini cepat-cepat saya posting di blog saya untuk memberikan kesempatan bagi teman-teman yang ingin mendapatkan alat untuk mengukur lemak dengan harga yang sangat terjangkau.
Untuk membelinya, bisa langsung email ke sales@sportindo.com, jangan lupa tulis di subjectnya: ‘DennySantoso.com – Reduce Fat’ dan sertakan, nama, alamat dan nomor telp Anda. Atau Anda bisa langsung menghubungi Customer Service kami di 021-7940574. Juga bisa melalui yahoo messenger: ida_sportindo.

Sekali lagi ingat, penawaran ini terbatas sampai tanggal 19 July 2008 dan mereka juga mengatakan bahwa alat ini jumlahnya terbatas (makanya diberi batas waktu pendek, atau mungkin mereka tidak mau merugi terlalu banyak kalau jangka waktunya diperpanjang:P)


www.duniafitnes.com

Minggu, 13 Mei 2012

Turunkan Berat Badan dengan Detoks Diet?


Tidak tahu kenapa, tetapi hari ini banyak sekali yang memanggil saya dan bertanya mengenai detoks diets. 3 Orang secara bersamaan muncul di Yahoo Messenger saya dan bertanya tentang kemungkinan untuk menurunkan berat badan dengan menggunakan metode ini. Ketika saya tanya, kenapa memilih detoks diet, semuanya menjawab bahwa kata teman-temannya, cara ini cukup ampuh, dan bahkan ada yang mengatakan bahwa dalam sebulan bisa turun sampai 8kg. Tetapi apakah detoks diet memang seampuh itu?

Detoks diet masih merupakan kontroversi dimana-mana, karena ada satu penelitian yang mengatakan bahwa tubuh kita sendiri sudah mempunyai mesin detoks sendiri, jadi tanpa kita perlu melakukan detoks apapun, tubuh kita sudah mampu mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh. Bahkan ada satu percobaan dengan membandingkan dua orang, yang pertama diet biasa, dan yang kedua melakukan diet detoks, dan kemudian setelah beberapa hari, diamati terus, kotoran pada saat buang air besar maupun buang air kecil apakah mengandung racun atau logam-logam tertentu. Ternyata hasil dari detoks sama saja dengan yang tidak melakukan detoks. Jadi tidak ada perbedaan apapun. Dalam hal ini detoks disimpulkan tidak berguna karena tubuh sudah mempunyai cara detoks sendiri.

Pendekatan diet detoks kedua adalah untuk mencari sebab-sebab alergi, sebagai contoh kita makan hanya buah-buahan selama beberapa hari, kemudian mulai mengenalkan makanan-makanan yang lain pada hari berikutnya, protein hari berikutnya lagi secara bertahap dan meneliti reaksi tubuh. Beberapa kejadian, cara ini bisa mengeliminasi jenis makanan tertentu yang tidak cocok terhadap tubuh kita.
Hasil lain dari diet detoks ini adalah penurunan berat badan yang cukup significant karena memang mengkonsumsi buah-buahan saja menjadikan pasokkan kalori kita sehari-hari sangat kecil. Dan ini membuat berat badan kita turun cukup drastis. Turunnya berat badan karena cara ini adalah penurunan di massa otot (sesuatu yang seharusnya kita hindari) karena penurunan lemak tidak akan mungkin secepat ini. Tetapi hasil ini justru yang diinginkan oleh banyak orang, sehingga kondisi ini menyebabkan mitos seputar diet detoks bisa menurunkan berat badan ini menyebar kemana-mana padahal hal ini melenceng dari tujuan awal diet detoks.

Penurunan berat badan karena diet detoks ini adalah massa otot dan itu menjadikan metabolisme kita juga menurun. Apa jeleknya dengan kondisi ini? Biasanya setelah berhasil turun beberapa kg, maka dalam waktu yang tidak terlalu lama, berat badan kita akan kembali naik, efek yoyo yang sangat tinggi sekali, dan terjadi banyak sekali pada beberapa orang yang bertanya kepada saya.
Jadi apakah sebaiknya kita menggunakan diet detoks untuk menurunkan berat badan? Saran saya sebaiknya tidak, karena diet detoks seperti namanya sendiri tidak ditujukan untuk menurunkan berat badan. Masih ada cara-cara lain yang lebih sehat untuk menurunkan berat badan kita.

 www.duniafitnes.com

Sabtu, 12 Mei 2012

Kecanduan Makanan Manis?


Berapa banyak di antara kita yang tanpa kita sadari selalu membutuhkan makanan yang ‘manis’. Bukan sekedar karbohidrat seperti nasi atau kentang tetapi kita benar-benar mencari sesuatu yang manis seperti permen, cookies, snack seperti potato chips kemudian coklat, ice cream, susu coklat, dan lain sebagainya. Beranikah kita mengatakan ‘suka’ terhadap jenis makanan tersebut dan tidak mengatakan ‘butuh’ ? Kalau kita suka tetapi tidak butuh, berarti tentunya kita mampu untuk tidak memakannya. Tetapi kalau kita ‘butuh’ berarti kita tidak bisa hidup tanpa makanan tersebut. Termasuk yang manakah diri Anda dalam menghadapi jenis makanan tersebut?

Sadar tidak sadar, banyak dari kita ternyata ‘butuh’ yang namanya makanan manis, hal ini biasa disebut sebagai sugar craving. Rasanya seperti tidak bisa kalau tidak memakan sesuatu yang manis. Sugar craving ini bisa menjadi penghambat utama dalam proses diet dan menjadi sumber utama dari obesitas yang mengacu ke arah diabetes.

Penyebab utama dari sugar craving ini adalah terlalu sering mengkonsumsi sugar secara berlebihan. Dan hal ini akan menyebabkan hormon kita tidak seimbang. Urut-urutan dari kejadian ini adalah ketika kita mengkonsumsi makanan manis seperti yang sudah saya sebutkan tadi yang termasuk juga makanan berglikemik index (GI) tinggi. Ketika kita makan makanan GI tinggi, karbohidrat akan dengan cepat diserap ke dalam darah dalam bentuk glucose dan kemudian pankreas yang melihat gula dalam darah meningkat secara cepat, akan mengeluarkan insulin cukup banyak, untuk menurunkannya. Glucose yang berlebih akan dimasukkan ke dalam adipose tissue yang disimpan sebagai lemak. Ingatlah bahwa selama insulin tinggi, maka lemak akan terus bertambah, dan insulin juga menghambat pembakaran lemak tubuh kita.
Insulin yang cukup banyak ini akan menurunan glucose dalam gula darah kita ini dengan cepat pula sehingga kadar dalam darah mendadak rendah sekali. Ketika glucose dalam darah rendah, kita akan merasa lapar, bahkan lemas dan mengantuk, kemudian jadi ingin makan sesuatu yang manis-manis lagi. Akhirnya kita akan mencari coklat atau permen lagi. Makanan ini akan mengembalikan gula darah kita secara cepat dan tinggi lagi, sehingga pankreas akan sekali lagi mengeluarkan insulin dalam jumlah yang banyak sekali lagi. Siklus ini akan terus terulang dan berantai membuat keseimbangan hormon kita kacau balau karena sebentar naik tinggi kemudian sebentar lagi terjun bebas.

Sistem hormonal yang tidak seimbang ini lah yang menyebabkan kita merasa gampang letih, tidak bertenaga dan lesu. Banyaknya insulin juga menyebabkan tubuh kita menyimpan lemak daripada membakarnya. Dan semakin sering siklus ini terulang, akan menyebabkan kekebalan insulin meningkat yang artinya dibutuhkan lebih banyak insulin untuk menurunkan gula darah dengan jumlah yang sama. Hal inilah yang menyebabkan penyakit diabetes type 2. Contoh sederhana akan siklus ini bisa kita amati pada kejadian setiap hari yaitu ketika kita selesai makan siang di kantor, sekitar jam 1 dengan nasi yang banyak, dalam 2 jam gula darah akan meningkat tajam, dan insulin akan menurunkannya secara tajam pula sehingga sekitar pukul 3 biasanya kita akan merasa sangat mengantuk. Dan sebentar lagi kita pasti akan mencari camilan yang manis-manis untuk mengembalikan tenaga. Kejadian sepele seperti itu ternyata mengakibatkan ketidakseimbangan hormon kita dan menyebabkan penimbunan lemak serta meningkatkan resiko terkena diabetes type 2.
Selain itu, memakan sesuatu yang manis akan merangsang hormon serotonin di otak kita. Serotonin adalah hormon yang bisa menyebabkan kita berasa enak dan senang. Makanya kalau kita minum susu coklat, kita bisa sedikit meredakan stress kita. Dan itu juga yang menjelaskan kenapa orang stress selalu mencari makanan yang manis-manis. Makanan manis meningkatkan serotonin secara drastis tetapi tidak lama kemudian, seperti halnya juga gula darah, akan secara drastis juga turun. Sehingga kita akan merasa butuh secara terus menerus untuk makanan manis ini dan menjadi ‘kecanduan’ makanan yang manis.

Solusi dari permasalahan ini adalah dengan cara mengenali dan mengubah apa yang masuk ke mulut kita. Dalam hal ini karbohidrat. Untuk membuat hormon kita menjadi stabil kembali dan menghilangkan ‘kecanduan’ akan makanan manis ini membutuhkan waktu. Butuh motivasi dan disiplin untuk membuang kebiasaan yang lama dan mengikuti pola makan yang baru. Langkah awal yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengubah makanan-makanan yang berglikemik index tinggi dengan yang lebih rendah. Sebagai contoh, Anda bisa mengubah nasi putih dengan beras merah, mengganti snack kripik kentang dengan buah apel segar. Untuk daftar makanan yang sebaiknya dikonsumsi, bisa dilihat di www.sportindo.com/food_nutrition/nutrition_info.php. Carilah karbohidrat dengan Glikemik Index dibawah 55. Anda bisa saja merubah total kebiasaan Anda dengan mengikuti berbagai macam diet rendah karbohidrat, tetapi saya sarankan untuk melakukan perubahan ini secara bertahap supaya hasilnya bisa lebih lama dan tidak ada keinginan untuk ‘balas dendam’.

Langkah berikutnya adalah usahakan Anda makan dengan cukup nutrisi seimbang sebanyak 5-6x sehari sehingga Anda tidak selalu kelaparan dan mencari camilan-camilan tinggi karbohidrat yang tidak sehat. Juga hindari timbunan snack-snack tersebut di lemari-lemari rumah Anda dan gantilah dengan buah-buahan yang segar. Dan yang terakhir, tingkatkan aktivitas Anda sehingga Anda tidak menghabiskan waktu di depan tv, diatas sofa atau ranjang sambil makan potato chips.

www.duniafitnes.com

Jumat, 11 Mei 2012

Memulai Berdiet


Memutuskan untuk memulai diet!! Berapa banyak dari kita yang saat ini berpikir untuk segera menurunkan berat badannya? Dan beranjak dari pemikiran untuk menurunkan berat badan tersebut, muncul dua rencana untuk memulainya. Yang pertama adalah mulai berdiet, dimulai dari mengurangi gorengan, memilih roti gandum untuk camilan, menambah jatah sayur dan buah. Rencana kedua adalah, mulai berolahraga, entah itu dimulai dari sekedar jogging di seputar kompleks rumah pada pagi hari, sampai bergabung dengan klub-klub kebugaran untuk mengikuti berbagai macam kelas seperti yoga, RPM, Body Pump dan lain sebagainya. Tetapi, apabila diet semudah hanya mengurangi makanan dan mulai berolahraga, kenapa masih banyak sekali keluh kesah orang seperti ‘Saya sudah diet tetapi kenapa berat saya tidak bisa turun?’ ataupun ‘Saya sudah berolahraga berat sekali, tetapi kenapa perut saya tidak mengecil sama sekali?’ Apakah yang sebenarnya harus diperhatikan ketika kita memutuskan untuk memulai menurunkan berat badan kita?

Sebenarnya, diet, olahraga, apapun cara yang kita pilih untuk menurunkan berat badan, kuncinya adalah metabolisme tubuh kita. Metabolisme tubuh kitalah yang mengatur pembakaran kalori kita. Saya tidak mengatakan pembakaran lemak disini, karena itu akan menjadi topic pembahasan yang berbeda. Cara-cara diet yang salah, seperti mengurangi makan atau mengurangi kalori dengan harapan berat akan turun malah akan membuat metabolisme tubuh kita melambat. Kalau metabolisme melambat, artinya akan sedikit kalori yang dibakar oleh tubuh. Tidak berolahraga juga bisa melambatkan metabolisme tubuh.
Konsentrasi terpenting dalam menurunkan berat badan bukanlah terletak pada jumlah kalori yang harus kita makan, sehingga tiap kali makan mesti berepot-repot dulu untuk menghitung seluruh jumlah kalori makan kita melainkan pada metabolisme ini. Dari sudut pandang ini lah sebaiknya kita memulai langkah awal kita.
Cara untuk menaikkan metabolisme tubuh dapat dilihat dari dua sisi yaitu:

1. Mengatur pola makan,
diperlukan 5-6x proses mencerna supaya metabolisme kita kembali naik ke titik normal. Pengurangan frekuensi makanlah yang menyebabkan metabolisme turun. Usahakan untuk mengurangi makan melalui jumlah kalorinya bukan frekuensinya. Dan lakukan juga pengurangan kalorinya secara bertahap. Karena penurunan yang terlalu drastis akan merusak metabolisme Anda sekali lagi.

2. Mulailah bergerak,
 badan yang tidak pernah berolahraga akan mempunyai metabolisme yang lambat. Berolahraga apapun itu bentuknya, masih jauh lebih baik daripada Anda tidak bergerak dan hanya duduk di kantor atau di meja makan, dan sisanya di ranjang untuk menonton TV sebelum tidur.

Dua hal ini adalah pusat perhatian Anda sebelum memulai usaha menurunkan berat badan. Setelah Anda berhasil mengkoreksi dua masalah ini, mulailah mengatur pola makan Anda lebih baik, seperti memilih menu yang lebih sehat, karbohidrat dengan glikemik index yang lebih rendah, protein yang cukup dan lemak sehat setiap harinya. Ingatlah bahwa metabolisme adalah pusat mesin di dalam tubuh Anda. Selama metabolisme masih lambat, apapun usaha Anda, termasuk mengkonsumsi obat-obatan pelangsing pun tidak akan ada hasilnya. Jadi ketika Anda sudah berdiet pun, ketika berat Anda tidak lagi turun, ingatlah kembali akan metabolisme Anda. Pastikan jangan sampai metabolisme kita melambat. Dibutuhkan metabolisme yang sudah benar supaya akhirnya tubuh menuruti apa kehendak kita.

www.duniafitnes.com

Kamis, 10 Mei 2012

Apakah Kenyang Itu Menggemukkan?




Kalau makan kenyang membuat perut tampak besar, berarti kita tidak boleh makan sampai kenyang kalau ingin kurus. Hal itulah yang dipercayai hampir semua orang saat ini. Bahkan ada yang sampai berusaha sebisa mungkin menahan rasa lapar demi tubuh yang lebih langsing. Tidak jarang ada yang sampai maagnya sakit. Beberapa client bertanya kepada saya, “Diet yang bener gimana sih, saya punya sakit maag soalnya”. Nah pertanyaan seperti itu, tentunya berlandaskan pemikiran bahwa berlapar-lapar adalah jawaban dari doa mereka akan tubuh ideal. Sedangkan sakit maag adalah hambatan yang sering mereka temui. Coba kita analisa lebih detail tentang fenomena ini.

Lapar adalah suatu kondisi yang dapat disebabkan oleh tiga hal, yaitu:

- Gula darah yang tersimpan di hati sudah menipis,
sehingga tubuh merasa pasokan energy sudah mulai habis dan itu adalah keadaan bahaya. Contoh kondisi ini adalah rasa pusing ketika kita lapar (tidak semua orang merasa pusing), tetapi kondisi ini bisa dibereskan dengan memakan sesuatu yang manis. Mengkonsumsi permen manis misalnya, akan membantu menghilangkan rasa lapar ini. Permen yang manis adalah jenis makanan berglikemik index tinggi yang akan diserap oleh tubuh dengan sangat cepat, sehingga rasa lapar akan hilang. Tetapi cara ini hanya akan menahan rasa lapar secara sementara dan dalam jangka pendek saja. Tetapi saya ingatkan, bagi yang mau memakai cara ini, pastikan cara ini hanya untuk kondisi darurat saja, sebaiknya Anda makan normal. Selain itu permen manis berbeda dengan coklat. Kalau Anda berada dalam kondisi ini, kemudian asam lambung meningkat dan mulai merasa mual, sebaiknya hindari permen coklat, karena coklat mengandung kafein yang cukup berbahaya bagi lambung yang sensitif.

- Lambung yang kosong akan membuat kita merasa lapar,
kondisi yang paling umum adalah ketika kita sarapan dengan jenis yang berbeda, maka kecepatan kita mulai merasa lapar lagi akan berbeda. Contohnya adalah ketika Anda makan oatmeal sebagai sarapan Anda. Oatmeal dicerna tubuh dengan cepat, sehingga perut kita akan lebih cepat kosong, dibandingkan apabila sarapan kita adalah omelet telur yang digoreng menggunakan canola oil. Lemak dan protein lebih lambat dicerna daripada karbohidrat dari oatmeal, sehingga cara ini akan membuat Anda akan lebih lama merasa kenyang. 100 kalori dari karbohidrat dibandingkan 100 kalori dari protein atau lemak, maka karbohidrat akan membuat Anda merasa lapar lebih cepat dan membuat Anda ingin makan lagi dalam waktu yang pendek.

- Rangsangan dari luar seperti mencium bau makanan yang enak.
Kondisi yang satu ini sebaiknya dihindari kalau Anda ingin mengurangi nafsu makan dengan tujuan fat loss:P
Jadi apakah kenyang itu menggemukkan ? Selama kita mengerti proses di atas, dan cara membuat kita tetap kenyang, maka kenyang tidak akan menggemukkan. Dan untuk mengurangi berat badan, kita harus membuat lambung kita penuh terus dengan cara makan setiap 3-4 jam sekali. Cara itu akan membuat kita tidak merasa lapar (contoh point no 2). Dan ketika lambung penuh, maka tubuh kita juga akan membakar kalori yang diperlukan dalam proses pencernaan, suatu benefit yang cukup penting. Berlapar-lapar apalagi sampai maag kita sakit, bukan solusi yang tepat untuk menurunkan berat badan. Penurunan berat badan harus dilakukan secara sehat, bukan dengan cara menyiksa diri.


www.duniafitnes.com

Rabu, 09 Mei 2012

12 Langkah Awal Menurunkan Berat Badan Anda



Tulisan ini saya tulis, setelah mengamati banyaknya pertanyaan yang masuk ke www.duniafitnes.com dengan topic yang sama yaitu kesulitan menurunkan berat badan. Banyak yang bertanya harus olahraga seperti apa? Diet harus seperti apa? Koq saya sudah melakukan diet bukannya berat turun tapi saya malah kena maag, dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan serupa lainnya. Beranjak dari masalah yang sama, saya mencoba memberikan langkah-langkah awal yang harus diperhatikan dalam menurunkan berat badan kita.

1. Catat status awal tubuh Anda, ukur lingkar pinggang, paha, lengan dan dada Anda. Timbang berat Anda, dan sebisa mungkin cari tahu berapa persen kadar lemak d tubuh Anda. Hal ini sangat penting untuk mengukur kemajuan usaha kita dan mengevaluasi apabila ada kekurangan.

2. Tentukan goal yang realistik seperti turun 2-3kg pada bulan pertama. Jangan berharap turun 10-15kg dalam bulan pertama. Semakin realistik goal Anda, dan ketika Anda berhasil mencapainya, motivasi Anda akan lebih kuat untuk melakukan langkah-langkah berikutnya.

3. Mulailah berolahraga. Apapun olahraganya lebih baik daripada tidur di rumah. Untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, Anda harus benar-benar bisa menginvestasikan waktu Anda untuk mencapai goal. Jangan bilang tidak punya waktu tetapi ingin berat tubuh turun. Seperti orang bilang saya ingin membeli mobil tetapi saya tidak punya waktu untuk bekerja. Anda harus bekerja keras untuk mencapai impian Anda bukan? Bagaimana cara mengatur waktu, itu saya serahkan kembali ke masing-masing individu karena setiap orang memiliki jadwal dan prioritas yang berbeda-beda. Olahraga apa yang membakar lemak? Semua ada di www.dennysantoso untuk detailnnya. Saran saya, berlatihlah dengan angkat beban dan akhiri dengan cardio di atas treadmill. It’s the best. Satu lagi, usahakan Anda benar-benar serius dalam berolahraga, jangan hanya bergabung ke gym untuk duduk-duduk sambil ngobrol dan sesekali mengangkat beban. Bayangkan kalau Anda sedang shooting untuk membuat video olahraga yang akan dijual ke masyarakat luas. Bayangkan kalau Anda membeli video itu untuk dipelajari dan diikuti. Kalau model di dalam video itu malas-malasan dan cuma ngobrol saja. Apakah Anda akan puas meniru video itu?

4. Kita lihat ulang makanan Anda. Bagian ini adalah yang terpenting. Berapa kali Anda makan dalam sehari? Banyak yang diet dengan ‘mengurangi makanan’ padahal seharusnya mereka ‘mengurangi kalori’. Kurangi kalori Anda, sebagai contoh, dari 2500 kalori sehari, sekarang Anda makan hanya 2000 kalori. Itu lebih baik daripada Anda turun dari 2500 kalori menjadi 1000 kalori. Kekurangan kalori akan membuat tubuh Anda masuk ke mode bertahan hidup (kurang gizi), sehingga dia tidak akan mau membakar lemak. Sama seperti ketika Anda boros uang ketika penghasilan Anda tinggi, tetapi ketika Anda dipecat dari perusahaan, apakah Anda akan seboros ketika berpenghasilan tinggi? Tentunya Anda akan berhemat kan? Sama seperti tubuh, ketika kurang makan, maka dia akan menghemat pembakaran energi di tubuh Anda. Hasil akhirnya, mengurangi makanan terlalu drastis tidak akan bisa menurunkan berat badan Anda. Berapa kalori yang harus Anda konsumsi? Untuk garis besarnya, Anda bisa lihat di www.duniafitnes.com, coba hitung kebutuhan kalori Anda melalui program BMR di sebelah kanan agak bawah. Tubuh menurunkan metabolismenya bisa kita amati secara jelas ketika kita mencoba mengurangi makan, dari 3x menjadi 2x sehari. Pada awalnya kita akan merasa lapar, tetapi setelah berjalan 1-2 minggu, kita akan terbiasa, dan tidak akan lapar lagi walaupun kita makan cuma 2x sehari. Rasa lapar menghilang adalah tanda bahwa tubuh membakar kalori lebih sedikit lagi. Semakin lama kita lakukan hal itu, tubuh kita akan semakin beradaptasi dan berat tidak akan turun.

5. Makanlah 5-6x sehari. Biasa orang normal makan 3x sehari, tetapi pada kenyataannya, tubuh kita di design untuk makan lebih dari itu. Ketika kita sarapan jam 7 pagi dan makan jam 1 siang. Kita akan merasa lapar jam 10. Begitu juga jam 1 siang kita makan, dan makan malam jam 7 malam. Sekitar jam 4 sore kita juga sudah merasa lapar. Lapar-lapar itu biasanya kita isi dengan junk food. Junk food adalah makanan dengan kalori tinggi tetapi tidak mengenyangkan, inilah yang menjadikan kita gendut. Nutrisinya sangat minim tetapi nilai kalorinya sangat tinggi. Isilah waktu snack ini dengan snack yang bergizi tinggi, misalnya apel + susu skim. Atau kacang almond dengan apel. Sehari makan 3x dengan snack 3x sehingga total adalah makan 6x, itu lah cara yang pasti untuk membuat metabolisme kita tetap stabil dan akan membakar lemak lebih cepat. Ketika tadi Anda menurunkan kalori dari 2500 ke 2000 saja, bagilah 2000 kalori menjadi 6x makan. Sekali lagi, Anda mengurangi kalori untuk menurunkan berat badan, bukan mengurangi frekuensi makan.


www.duniafitnes.com

Latihan Apa untuk Mengecilkan Lengan dan Paha?


Beberapa pertanyaan terakhir yang saya terima belakangan ini bertopik sama sehingga saya memutuskan untuk menulis artikel ini. Pertanyaan pertama adalah bagaimana latihan untuk mengecilkan lengan saya, atau mengecilkan paha saya yang terlalu besar dan pertanyaan kedua adalah perut saya udah menyusut tetapi kenapa paha saya tidak berubah?

Banyak orang masih terpengaruh kenyataan bahwa latihan tangan bisa membentuk tangan cowok menjadi kekar berarti kalau latihan tangan berefek pada perubahan di tangan maka lemak di tangan harusnya bisa dihilangkan juga dengan latihan tangan dan bukan dengan latihan kaki tentunya. Untuk menjawab pertanyaan pertama, harus disadari bahwa latihan beban pada bagian tubuh tertentu itu adalah untuk melatih otot di daerah tersebut. Ketika kita melatih lengan kita misalnya, berarti otot lengan kita yang bekerja sedangkan lemak di daerah lengan cuman seperti seonggok  pasta yang tergantung disana tanpa bisa diutak atik. Seberapa kerasnya kita melatih lengan kita, tidak akan ada efeknya terhadap lemak di daerah lengan.
Pernahkah kita mengenal seseorang yang gemuk sekali dan kemudian berhasil menurunkan berat badannya cukup banyak sehingga badannya ‘jadi’. Kemudian kita lihat pipinya juga ikut menjadi tirus? Saya sering sekali mengajukan pertanyaan ‘bagaimana caranya dia melatih pipinya sampai jadi tirus seperti itu?’ Tentunya tidak mungkin melatih pipi dengan beban kan? Tetapi kenapa pipinya bisa ikutan kurus? Yang harus dipahami disini adalah tubuh kita sendirilah yang mengatur pembakaran lemak dibagian mana pun. Kita tidak bisa mengatur yang mana mau kurus duluan atau yang mana mau gendut duluan. Semuanya itu tergantung oleh genetik kita masing-masing. Seperti misalnya ada orang yang makan banyak kemudian lengannya duluan yang berubah gemuk, tetapi ada orang lain yang lengannya tidak menjadi masalah melainkan pahanya terlebih dulu yang menjadi gemuk.

Untuk latihan beban, lengan tentu saja penting untuk dilatih, tetapi jangan terlalu fokus latihan lengan tiap kali datang ke gym dengan harapan lengan akan mengecil duluan. Itu sama sekali salah. Latihan lengan cukup satu kali saja seminggu karena dengan latihan otot yang lain seperti dada, punggung ataupun pundak, tangan kita juga pasti akan terlatih. Tetapi jika Anda ingin mendapatkan bentuk tubuh yang ideal dan menurunkan lemak Anda, lakukan latihan beban secara keseluruhan. Berlatih beban disarankan fokus kepada otot-otot besar seperti dada, punggung, pundak dan kaki. Melatih otot besar itu akan membakar lebih banyak kalori sehingga hasilnya adalah lemak tubuh Anda akan semakin berkurang.

Kemarin saya melihat artikel disebuah tabloid tentang latihan apa untuk mengecilkan paha, dan saya menjadi penasaran ingin tahu apakah ditemukan cara baru untuk mengecilkan paha. Tetapi ternyata yang ditulis disana adalah latihan paha untuk membentuk otot paha. Memang latihan paha dengan beban bisa membentuk otot paha, tetapi mengecilkan paha adalah proses pengurangan lemak di bagian tersebut. Hal itu tetap saja tidak bisa dilakukan selain melatih tubuh kita secara global dan memperhatikan asupan makanan kita sehari-hari.

Untuk menjawab pertanyaan kedua tentang kenapa paha saya masih gemuk padahal perut saya sudah kurus ada baiknya kita mengerti bagaimana tubuh bekerja. Saya sudah mengatakan bahwa tubuhlah yang mengatur lemak di bagian manakah yang akan gemuk terlebih dulu, dan sama seperti itu pula tubuh yang akan mengatur lemak manakah yang akan dibakar terlebih dahulu. Tetapi selain daripada itu, ada satu aturan yang perlu kita ketahui yaitu apabila Anda kurus dan kemudian makan banyak dan menjadi gemuk, perhatikanlah urutan Anda menjadi gemuk. Apabila dimulai dari paha, kemudian perut, dan terakhir pipi, maka kalau Anda menguruskan tubuh Anda, urutan tersebut akan dibalik. Yang akan kurus pertama adalah pipi, kemudian perut dan terakhir paha. Hal itu lah yang membedakan tubuh masing-masing individu. Dan itu pulalah yang banyak membuat orang bingung dengan pertanyaan kenapa paha saya masih besar padahal perut saya sudah kurus. Solusinya untuk hal seperti ini adalah teruskanlah usaha Anda, karena tubuh memang mempunyai urut-urutan tersendiri untuk membakar lemak. Setelah lemak di daerah perut berkurang, nantinya tubuh akan mulai mengurangi lemak di daerah paha seperti urutan yang sudah terprogram dalam diri Anda.

www.duniafitnes.com

Pengaruh Metabolisme terhadap Pembakaran Lemak


METABOLISME – kita sering sekali mendengarkan kata-kata ini ketika membahas hal-hal yang berhubungan dengan berat badan. Yang gendut kita bilang, ‘wah metabolismenya lambat / pelan’, sedangkan yang kurus kita bilang, ‘wah enak banget metabolisme kamu cepat, jadi tidak bisa gemuk meskipun makan apa aja’. Memang faktor genetik menentukan seberapa cepat metabolisme kita, tetapi tahukah kita bahwa metabolisme kita bisa berubah-ubah? Bahkan kita bisa memprogram kecepatan metabolisme kita?

Yang sering dianggap sebagai metabolisme sebenarnya adalah BMR yaitu singkatan dari Basal Metabolic Rate. BMR adalah jumlah energy yang dibutuhkan tubuh kita hanya untuk hidup, tanpa melakukan kegiatan apa-apa, ketika kita dalam posisi berbaring, dan perut kita juga sedang tidak mencerna. BMR akan semakin berkurang seiring dengan usia kita.
 Rumus BMR yang sering digunakan adalah sebagai berikut:

Laki2: BMR = 66 + (13.7 x berat kg) + (5 x tinggi cm) – (6.8 x umur th)
Perempuan: BMR = 655 + (9.6 x berat kg) + (1.8 x tinggi cm) – (4.7 x umur th)

Kalau kita melakukan kegiatan selain berbaring seperti yang disebutkan di atas, BMR dikali dengan angka dibawah ini:
Inactive, Little or no exercise, desk job — Laki2: 1.4, Perempuan: 1.4
Light, Some light daily exercise — Laki2: 1.5, Perempuan: 1.5
Moderate, Regular aerobic exercise — Laki2: 1.78, Perempuan: 1.64
Heavy, Energy-intensive job or serious athlete — Laki2: 2.1, Perempuan: 1.82

Contoh: Sri, Perempuan, berat 70kg, tinggi 167cm, umur 28, aktivitas moderate
BMR = 655 + 672 + 300 – 131 = 1496
Kebutuhan energy = BMR x 1.64 = 2453.

Setelah kita bisa menghitung kebutuhan kalori kita sehari-hari, kita jadi tahu bahwa tubuh kita membutuhkan x kalori untuk bertahan hidup dan melakukan kegiatannya sehari-hari. Tetapi hal ini sering disalahartikan oleh kebanyakan orang.

Kebanyakan orang berpikir (atau kalau saya boleh bilang, SEMUA ORANG berpikir), kalau saya makan segini banyak aja gendut, berarti saya harus harus mengurangi makan. Mengurangi makan bisa kurus, berarti semakin sedikit saya makan, saya bisa lebih cepat kurus. Dari pemikiran tersebut, hampir semua orang, berusaha makan sehari cuma sekali atau dua kali saja demi mempertahankan rumus dokter pribadinya yang katanya kalau ‘kalori yang masuk lebih kecil daripada kalori yang keluar maka kamu akan kurus’.

Beberapa orang dengan semangat baja bahkan berhasil makan sesedikit mungkin, dan menambah jumlah olahraganya, supaya kalori yang masuk ke tubuh bisa lebih kecil lagi. Berhasilkah mereka menurunkan berat badan? Ternyata tidak ada yang berhasil. Mungkin satu atau dua orang berhasil, tetapi ketika mereka berhenti diet, dan kembali makan normal, berat badan mereka langsung naik kembali ke titik awal bahkan lebih berat lagi.

Memang benar, seperti contoh di atas, bahwa kebutuhan energy Sri adalah 2453 kalori, kalau dia diet sehingga kalori yang masuk cuman 1000 sehari, pemikiran kita adalah dia sudah menepati rumus dokternya yaitu kalori masuk (1000) < kalori keluar (2453). Tetapi yang lepas dari perhatian Sri adalah, ketika dia mengurangi jumlah kalorinya sedemikian drastis, BMR tubuh yang sebesar 2453 tersebut berubah juga menjadi LEBIH KECIL.

Kita tidak bisa menghitung berapa lebih kecilnya, tetapi tubuh hanya mengerti 1 hal, yaitu si pemilik tubuh dalam keadaan bahaya, kurang makan, dan mungkin saja sedang terdampar di tengah laut tanpa makanan sambil menunggu regu penyelamat datang. Kita tentunya sering mendengar bahwa korban gempa bumi, terkubur reruntuha selama 5 hari tidak makan dan masih bisa diselamatkan dan tetap hidup. Bayangkan saja kalau selama 5 hari tanpa makanan sama sekali, sedangkan BMR dia tetap 2453, tentunya 2 hari saja sudah mati kelaparan dan kehabisan lemak sebelum sempat diselamatkan. Tetapi tubuh kita adalah mesin yang sangat canggih, ketika kita mengkonsumsi kalori yang dibawah standard, tubuh akan masuk ke mode BERTAHAN HIDUP atau mode DALAM BAHAYA. Sehingga angka 2453 tadi akan diturunkan untuk menghemat cadangan energy dalam tubuh. Dan fatalnya adalah ketika tubuh dalam kondisi seperti ini, makanan apapun yang masuk, akan disimpan menjadi lemak karena tubuh takut tidak tahu kapan ada makanan lagi. Tubuh melakukan penghematan energy, seperti kita kalau job lagi seret, tentunya akan melakukan penghematan uang, karena tidak tahu kapan kita akan mendapatkan uang lagi.

Tubuh kita memang canggih tetapi tetap tidak bisa membedakan, kalori rendah yang kita konsumsi itu apakah kita sedang dalam diet dengan tujuan menurunkan berat badan, ataukah kalori rendah itu berarti kita sedang dalam bahaya atau terdampar di suatu tempat tanpa makanan.

 Solusi untuk menurunkan berat badan adalah mengurangi kalori sebesar 500 kalori saja per harinya. Bisa dengan cara mengurangi makan sebesar 500 kalori saja, atau makan dengan jumlah yang sama tetapi menambah olahraga dengan pembakaran sebesar 500 kalori. Atau bisa dengan mengkombinasi keduanya, misalnya diet mengurangi 300 kalori makanan, dan olahraga membakar kalori sebesar 300 kalori. Jangan salah langkah dengan mengurangi makanan sebesar 500 kalori dan berolahraga juga sebesar 500 kalori karena totalnya akan menjadi kekurangan sebesar 1000 kalori. Dan hal itu sekali lagi akan menurunkan BMR kita.

Yang kedua adalah untuk memprogram BMR supaya tetap tinggi, kita harus makan sesering mungkin, dan yang disarankan adalah 5-6x makan terbagi atas 3 makan utama dan 2-3x snack.
Makan 6x dengan jumlah kalori yang dihitung, misalkan kita mau diet sebesar 2000 kalori, maka bukan berarti kita makan full 6x penuh seperti makan biasa, tetapi bagilah jatah 2000 kalori itu menjadi 6x.

Secara kasar bisa disimpulkan kalau kebutuhan energy sehari Sri sebesar 2453, tetapi misalnya, karena dia makan terlalu sedikit, sehingga kalori yang masuk cuma sebesar 1000 kalori saja (padahal diet yang benar seharusnya cuma mengurangi sekitar 500 saja), maka rumusnya akan menjadi 2453-500 = 1953. kebutuhan energy 1953 sedangkan makanan yang masuk cuma 1000. Maka defisit sebesar 953 kalori ini lah yang berbahaya. Ketika defisit ini terjadi, tubuh akan berusaha mengembalikan defisit ini dan inilah yang akhirnya menjadi efek yo-yo diet. Yaitu setelah turun drastis dan tidak lama kemudian berat badan akan kembali naik dengan cepat.

Semoga artikel ini bisa membuka wawasan kita dan mulai mengatur pola makan kita sehingga pembakaran kalori di tubuh kita terjadi secara maksimal. Good luck.


www.duniafitnes.com

Selasa, 08 Mei 2012

ZIG ZAG Your Weight Loss



ZIG ZAG… mungkin istilah ini jarang kita dengar di tempat-tempat fitness. Tidak juga banyak yang menggunakan istilah ini dalam istilah latihan. ZIG ZAG sudah dipergunakan oleh banyak orang yang berhasil dalam program pembentukan badannya. Tetapi kebanyakan orang yang sudah dalam tahap ini, jarang sekali mengajarkan metode ini. Seperti apakah metode zig zag ini? Apa keunggulannya?

Tubuh kita adalah suatu mesin yang sangat canggih, yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dan stress dari lingkungan sekitarnya. Hal itulah yang menyebabkan kita bisa bertahan hidup sampai selama ini sebagai species unggulan di muka bumi ini. Apa hubungannya dengan metode ZIG ZAG ini?

Ketika kita berlatih beban dengan berat, otot-otot kita akan rusak, dan dalam proses perbaikannya, otot akan beradaptasi. Semakin sering hal ini terjadi, otot akan beradaptasi dengan membesar. Supaya ketika dia berhadapan dengan beban berat lagi, dia tidak akan rusak lagi. Masalah yang terjadi dengan kita adalah cara kita berpikir sedikit berbeda. Ketika kita menemukan metode baru, latihan beban, dan berhasil menambah massa otot, kita keliatan sedikit besar di cermin, kita akan mengatakan, cara ini bener2 keren, saya cocok dengan cara ini, dan saya akan pakai cara ini lagi. Kemarin saya pakai cara ini otot saya bisa besar, semakin sering saya pake cara ini, otot saya akan bisa lebih besar. Tetapi kenyataannya tidak begitu, dan kita mulai stress, dan akhirnya berhenti berlatih. Begitu juga yang terjadi dengan orang yang diet, tinggi 160cm, berat 80kg, berhasil turun menjadi 75kg, tetapi pada saat itu, beratnya tidak bisa turun lagi. Berbagai cara sudah ditempuh tetapi ternyata beratnya juga tetapi tidak turun juga. Apa yang terjadi?

Yang terjadi sebearnya sangat sederhana, badan kita beradaptasi. Badan kita terbiasa dengan diet ketat, sehingga dia bosan dan tidak merespon lagi. Begitu juga yang kemarin makan banyak, otot sudah naik 3kg, tetapi berhenti, itu otot sudah jenuh juga dengan rutinitas yang terjadi. Disinilah kita menggunakan metode ZIG ZAG ini. Metode ini kita gunakan untuk menipu tubuh kita supaya dia tetap terus beradaptasi tetapi masih di dalam kontrol kita.

Yang sudah berhasil menurunkan berat badan dengan cardio, dan diet rendah kalori, kemudian beratnya stop dan tidak bisa turun lagi, bisa mencoba menggunakan metode zig zag ini yaitu dengan cara mengurangi cardio, mulai berlatih beban dengan jumlah lebih besar daripada cardionya, dan mulai meningkatkan kalori (bukan berarti makan bebas dan ngawur). Apabila kemarin diet dan rendah kalori sudah dilakukan selama 3 bulan, gunakan metode zig zag ini selama sebulan untuk meningkatkan kalori, dan targetnya adalah kenaikan berat badan sedikit saja. Kalau kemarin sudah turun 5kg dalam 3 bulan, coba dalam sebulan ini naikkan sekitar 0.5-1kg dengan cara ini. Setelah sebulan ini selesai, balik ke latihan cardio dan turunkan calorie sekali lagi.

Dengan cara itu, tubuh akan tertipu, dia akan beradaptasi terus, dan kita bisa mempergunakan respon alami tubuh ini sesuai dengan keinginan kita. Bagi yang ingin menurunkan berat badan, bisa coba gunakan 3 bulan diet, 1 bulan naikin berat badan dikit, dilanjutkan dengan 3 bulan diet lagi. Jangan diet terus selama 6 bulan secara terus menerus. Hasilnya akan terlalu lama dan bahkan di bulan-bulan terakhir sudah tidak akan ada penurunan lagi. Itu lah yang sering terjadi biasanya.

Demikian juga bagi yang ingin meningkatkan massa otot, gunakan latihan peningkat massa otot selama 3 bulan, dilanjutkan dengan 1 bulan cutting fat, lalu kembali lagi 3 bulan peningkatan massa otot. Selalu ubah latihan Anda, maka tubuh Anda akan terus di adjust dan berkembang ke arah yang kita inginkan.
Gunakan metode zig zag ini dalam semua aspek, baik itu latihan, maupun diet dan jumlah kalori yang masuk. Beberapa orang yang sudah mahir, bahkan menggunakan metode ini untuk diet dalam hitungan hari, seperti misalnya 5 hari low carb, 2 hari high carb. Berapa ratio yang tepat? Apakah 5 hari : 2 hari? Ada juga yang menggunakan 6 hari : 1 hari. Coba lah berexperimen dan temukan sendiri rumus yang tepat untuk tubuh Anda. Dengan begitu lemak akan terus berkurang dan otot kita akan terjaga. Bukankah itu yang kita inginkan ?
G’luck.
 
www.duniafitnes.com

Senin, 07 Mei 2012

Berapakah Berat Badan Ideal Saya?

Berapakah berat badan ideal saya? Pertanyaan itu saya dengar setiap hari ketika memberikan konsultasi seputar manajemen berat badan. Tinggi saya sekian, berat badan saya sekian, sudah ideal atau belum? Berapakah harusnya berat badan saya? Atau saya berlatih fitness koq berat badan saya naik padahal saya mau menurunkannya? Sedangkan orang lain berkata, saya fitness koq berat saya turun, ga naik-naik? Ternyata masalah sederhana ini menjadi polemik tersendiri di dunia fitness.

Sebenarnya di dunia fitness, TIDAK ADA yang namanya berat badan ideal. Kalau kita mengikuti patokan lama yaitu tinggi badan dikurangi 110, sehingga misalnya tinggi kita 170cm, berat kita 60kg, bukankah itu akan menjadi terlalu kurus? Berat badan jangan terlalu dibuat patokan untuk mencari suatu berat yang ideal. Tubuh kita mayoritas terdiri dari lemak dan otot. Dua hal tersebut yang menentukan berat badan kita. Otot bertambah atau berkurang, berat kita akan terpengaruh, begitu juga dengan lemak bertambah atau berkurang, berat kita tentunya akan terpengaruh juga. Bedanya adalah timbunan lemak adalah tidak sehat dan lemak tidak bisa memberikan bentuk tubuh yang kita anggap ‘indah’.

Untuk mencari tahu berat badan ideal, patokan yang disarankan adalah bentuk tubuh yang kita lihat melalui cermin. Itu tahap awal yang harus kita lakukan. Sudahkan kita puas terhadap bentuk tubuh kita? Apakah perut saya masih terlalu berlemak? Apakah lengan saya terlalu bergelambir?

Banyak orang masih belum bisa menerima sudut pandang seperti ini, dan tetap memaksa bertanya BERAPAKAH BERAT BADAN IDEAL SAYA? Saya sendiri pernah mengalami dengan tinggi saya yang tetap seperti ini, berat saya pernah 61kg, dengan lemak yang sangat sedikit, dan badan saya keliatan cukup ideal, tetapi saya juga pernah berat saya 61kg juga, dengan lemak yang sangat banyak sehingga celana saya susah dikancingkan. Tinggi sama, berat juga sama yaitu 61kg, tetapi dua kondisi yang berbeda. Yang satu ideal dan yang satunya tidak. Masih adakah yang disebut berat ideal? Jawabnya adalah TIDAK ADA.

Selain memperhatikan cermin, kita juga bisa menghitung jumlah lemak di tubuh kita dengan menggunakan berbagai macam alat. Sebagai contohnya adalah dengan menggunakan fat monitor seperti yang ada disini. Kadar lemak normal untuk cowok adalah 15-20% sedangkan cewek 20-25%. Kadar lemak yang dapat dikatakan bagus sehingga bisa membuat tubuh lebih berbentuk adalah 10-15% untuk cowok dan 15-20% untuk cewek.

Berlatih fitness untuk membentuk tubuh adalah melakukan dua hal, yaitu menurunkan jumlah lemak, dan meningkatkan jumlah otot. Otot bertambah berat akan naik, tubuh kita lebih berbentuk. Lemak berkurang berat akan turun tubuh kita akan berbentuk. Kalau misalnya otot bertambah 1kg, sedangkan lemak berkurang 1kg, ukuran celana kita akan berkurang meskipun di atas timbangan, berat kita tidak berubah. Jadi bagi kita yang ingin mempunyai tubuh yang ideal, jangan berpatokan dengan angka di atas timbangan karena banyak sekali faktor yang bisa membuat berat badan berubah.


www.duniafitnes.com